Info Kegiatan

SEMINAR INTERNASIONAL & WORKSHOP “SHARIA GOVERNANCE ON ISLAMIC FINANCIAL INSTITUTION”



Tahukah anda?

Kawasan Asia Tenggara saat ini menjadi kawasan yang sedang tumbuh menjadi pusat pengembangan industri keuangan syariah di dunia. Indonesia dan Malaysia, merupakan dua negara yang menjadi motor penggerak perkembangan industri keuangan syariah di Asia Tenggara.

Perkembangan industri keuangan syariah khususnya sektor perbankan tentunya membutuhkan sistem tata kelola yang memiliki pendekatan yang berbeda dengan sistem tata kelola lembaga keuangan pada umumnya. Hal ini disebabkan adanya keharusan bagi lembaga keuangan syariah untuk memastikan terlaksananya prinsip-prinsip syariah pada seluruh aspek terutama pada produk, operasional maupun manajemen.

Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.11/33/PBI/2009 untuk secara khusus mengatur tata kelola untuk Bank Syariah yang berdasarkan prinsip syariah. Namun, pada kenyataannya, sebagian besar lembaga keuangan syariah terutama perbankan mengalami beberapa kendala maupun tantangan dalam penerapan sharia governance.

Oleh karena itu, Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Islamic Village bekerjasama dengan Bank Indonesia dan ASBISINDO mengadakan Seminar Internasional dan Workshop tentang ” Sharia Governance On Islamic Financial Institution”. Yang Insyaa Allah akan menguatkan pemahaman maupun impelementasi tata kelola syariah yang sesuai dengan nilai-nilai ilahiyah.

Dapatkan ilmunya dari para pakar akademisi dan praktisi di bidang ini, pada ;
– Hari/ Tgl : Rabu, 24 April 2019
– Waktu : 8.30 -16.00 wib
– Tempat : Hotel Olive jl. Imam Bonjol No.777 Tangerang

Pembicara :
1. Assoc.Prof. Dr. Syed Musa Alhabshi (Dekan Institute Islamic Banking and Finance International Islamic University Malaysia)*
2. Assoc. prof. Dr. Mohd Rizal Bin Muwazir ( Senior Lecturer Faculty of Sharia and Management Malaya University; Visiting Scholar Lancaster University, UK)
3. Dr. Cecep Maskanul Hakim ( Senior Bank Analyst Central Bank Indonesia: Plenary Dewan Shariah Nasional; Sharia committee member International Liquidity Management)
4. Dr. Herbudhi Setio Tomo ( Direktur Eksekutif ASBISINDO; Member of Bank Muamalat Auditor)

Registration Fee :
Praktisi/Banker/Umum : Rp 500.000,- (Seminar dan Workshop)
Akademisi : Rp 350.000,- (Seminar dan Workshop)
Mahasiswa : Rp 175.000,- (seminar only)
Fasilitas : Sertifikat, seminar kit, snack and lunch

Biaya pendaftaran dapat ditransfer ke STES Islamic Village No: 044 940 9081 (BNI syariah)

Daftarkan diri dan institusi anda segera di:
Kontak person : dewi ( +62 856 9153 7287) .

Press Realease Student Mobility Program STES Islamic Village – USIM

Pada tanggal 4-9 Maret 2019, STES Islamic Village telah melaksanakan program Student Mobility yang bekerja sama dengan USIM (Universiti Sains Islam Malaysia), bertempat di kampus Fakulti Ekonomi Muamalat USIM. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan hardskill dan softskill mahasiswa kedua universitas melalui kegiatan akademik dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Malaysia. Selain itu juga bertujuan untuk lebih mengenal kebudayaan Malaysia yang merupakan negara dengan perekonomian Islam terkuat di Asia dan salah satu yang terkuat di dunia.
Program Student Mobility ini sendiri diikuti oleh Delegasi mahasiswa S1 jurusan Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah STES Islamic Village yang berjumlah 10 orang beserta jajaran dosen sedangkan Universiti Sains Islam Malaysia turut melibatkan dosen dan mahasiswa asal fakultas Ekonomi Muamalat (FEM). Program ini merupakan yang kedua kalinya diadakan oleh STES dan USIM. Program Student Mobility pertama kali dilaksanakan pada bulan November 2016. Berbagai kegiatan akademik digelar antara lain class session dan diskusi panel yang membahas tentang Islamic Leadership.
Pada hari pertama, Senin (04/03), dilaksanakan penyambutan delegasi oleh panitia dari FEM USIM. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan taaruf antar mahasiswa. Sesi ini bertujuan agar mahasiswa dapat saling mengenal satu sama lain dan juga mempererat ukhuwah serta memberikan pengetahuan tentang seluk beluk kegiatan perkuliahan dan background kampus masing-masing. Kegiatan selanjutnya adalah bedah kitab di perpustakaan USIM dengan mengusung tema “How to be Successful in Business”.
Kegiatan pada hari kedua, Selasa (05/03), penyampaian materi kepada peserta dengan tema ‘Islamic Leadership and Business” yang dilanjutkan dengan diskusi panel. Kemudian ditutup dengan interactive game yang berlandaskan muamalat.
Pada hari ketiga, Rabu (06/03), mahasiswa melakukan kunjungan ke Bank Negara Malaysia (BNM) kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing knowledge.
Pada Kamis (07/03), mahasiswa melakukan kunjungan ke beberapa industri menengah yang berlokasi di Nilai, Negeri Sembilan Malaysia. Beberapa di antaranya adalah Muslim Chocolate Factory dan Thoyyib Pharma Sdn. Bhd. Dalam kegiatan industrial visit ini, mahasiswa diminta melakukan mini research tentang sistem manajemen keuangan pada masing-masing industri.
Pada hari, Jumat (08/09), upacara penutup dari Koordinator Program dan Direktur Program Fakulti Ekonomi Muamalat USIM secara resmi. Kemudian sore harinya mahasiswa melakukan aktivitas bersepeda mengelilingi kampus USIM, dilanjutkan dengan menyaksikan upacara pembukaan Sukan Antar Fakulti (SUFA).
Program ini ditutup dengan malam seni dan budaya dimana mahasiswa STES Islamic Village menyuguhkan tarian tradisional dari Jawa Barat dan Papua. Kemudian dilanjutkan dengan acara “Backyard Barbeque”
Uniknya, selama tinggal di Malaysia, delegasi Indonesia menginap di asrama kampus USIM. Melalui program Student Mobility ini diharapkan mahasiswa dapat meleburkan diri dan memahami budaya masing-masing negara secara langsung.
“Moment seperti ini adalah yang saya nantikan selama duduk di bangku kuliah STES Isvil. Selain kami belajar tentang kebudayaan Malaysia, kami juga dapat memperluas networking. We had good times. So it was so fascinating lah” ungkap Aflah Imtiyaz salah satu delegasi Indonesia.

SEMINAR NASIONAL EKONOMI SYARIAH BAZNAS Kota Tangerang, Pemkot Tangerang dan STES

BAZNAS Kota Tangerang, Pemkot Tangerang dan STES Islamic Village menggelar

SEMINAR NASIONAL EKONOMI SYARIAH

“Pengembangan Ekonomi Syariah di Kota Tangerang menuju Indonesia menjadi Pusat Ekonomi Islam Dunia 2024”

Keynote Speaker : H. Arief Rachadiono Wismansyah, B.Sc., M.Kes (Walikota Tangerang)

🗓 : Rabu, 27 Maret 2019
🕰 : O8.00 – 12.30 WIB
🏫 : Gedung Akhlakul Karimah Lantai 3
Pusat Pemerintahan (PUSPEM) Kota Tangerang.

 

Rangkaian Acara
✔Sesi 1 :
“Prospek Ekonomi Syariah Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Kota Tangerang”

Pembicara : Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec – Pakar Ekonomi Syariah

Moderator : Mayang Ayu Faluthamia, S.Pd, M.Kesos – Dosen STES Islamic Village

✔Sesi 2
“Zakat menjadi Pilar Penting dalam Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia”

Pembicara : Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA., CA – Ketua BAZNAS Pusat

Moderator : Subur Amin Mubarok, S.Pd.I – Wakil Ketua Baznas Kota Tangerang

✔Sesi 3
“Zakat Infaq Shodaqoh, Wakaf: Instrumen Ekonomi Syariah Dalam Pencapaian SDGs”

Pembicara : Prof. Dr. Muhammad Said – Guru Besar Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Moderator : Oom Komariah, SE, MM, M.Si – Dosen STES Islamic Village

Fasilitas
✅Seminar Kit
✅Sertifikat
✅Snack
✅Makan Siang
✅Doorprize

Seminar Nasional ini FREE, segera daftarkan diri Anda mengingat kuota peserta terbatas hanya untuk 300 orang.Untuk pendafataran silahkan isi formulir di link berikut : klick

Acara ini didukung: oleh : MUI Kota Tangerang, Badan Wakaf Indonesia Kota Tangerang, dan LPTQ Kota Tangerang

Contact Person :
Nur Jamaludin, M.Ec (+62816-939-222)

SEMINAR NASIONAL “PROSPEK DAN TANTANGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA”

Untuk menunjang keilmuan dari mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Islamic Village mengelar seminar nasional yang bertemakan PROSPEK DAN TANTANGAN PERBANKAN SYARIAH di INDONESIA. Kegiatan ini di gelar di Balai Islamic Village Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Jumat (22/02/2019).

Ivan djola ketua panitia penyelenggara seminar nasional PROSPEK DAN TANTANGAN PERBANKAN SYARIAH di INDONESIA mengatakan, seminar nasional di selenggarakan melalui program studi ekonomi syariah dan perbankan syariah yang bertujuan untuk memberikan bekal kepada mahasiswa dan masyarakat untuk mengetahui prospek dan tantangan perbankan syariah di tanah air.

“untuk itu STES mengadakan seminar ini dengan narasumber Dr.Dr H Hendy Herijanto Dt. Rajo Hitam SE.MBA.SH.MH.CLA. CPL. CPCLE.CLI. CTL (dosen STES Islamic Village) dan  Cahyo Kartiko (Ketua Kompartemen BPRS DPP Asbisindo) dalam pembahasan seminar berupa analisa tentang prsopek dan tantangan banksyariah di indonesia” ujarnya.

Sementara, Dr H Hendy Herijanto salah satu narasumber menambahakan, Prospek bank syariah di masa depan sangat baik, karena:

(1). Dapat dijadikan lahan untuk membantu Tugas Nabi Saw dan bertindak penuh sebagai khalifah di bumi, dalam rangka menciptakan kemaslahatan bagi umat, masyarakat, bangsa dan negara, sekaligus dapat terhindar dari krisis keuangan/perbankan yang mungkin terjadi ulang di masa depan.

(2). Jika masyarakat umumnya dapat mengerti dan memahami butir 1 di atas, dan menggunakan bank syariah, serta menerapkan dan memenuhi unsur amanah, baik sebagai nasabah maupun sebagai pelaksana perbankan syariah, maka dapat diperkirakan bank syariah dapat berkembang jauh lebih baik, dan kita sebagai khalifah di bumi dapat membantu tugas Nabi Saw tersebut.

(3). Untuk itu, merupakan peluang bagi pihak akademisi untuk melakukan kerja sosial dalam rangka melakukan sosialisasi dan memberikan pengertian mengenai akad-akad pembiayaan syariah, sekaligus memahami dan memenuhi unsur amanah yang diperlukan.

4). Sejalan dengan butir 3 di atas, para akademisi juga diharapkan dapat menekankan dan memupuk pentingnya unsur profesionalisme, amanah, disiplin, dan bekerja keras, pada para mahasiswa sebagai modal utama dalam menghadapi kehidupan di masa depan untuk menggapai kesejahteraan yang lebih baik.

(5). Jika unsur profesionalisme, amanah, disiplin, dan kerja keras, tertanam dengan baik di setiap orang, khususnya pada kaum muda milenial, maka tidak mustahil dapat memperoleh pekerjaan, yang utama dan pertama, adalah di bidang perdagangan. Nabi Saw memulai karirnya sebagai pedagang, tanpa modal, tetapi hanya dengan kejujuran, dan kepintarannya, dapat membuat keuntungan yang lebih besar dari pedagang lain, umumnya.

Dalam kegiatan seminar nasional di ikuti sekitar 360 peserta terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi STES Islamic Village, para Dosen STES Islamic Village, Ketua STIE BISMA LEPISI ibu SUHADARLIYAH, SE.,SS.,MM.
Direktur ASM LEPISI ibu HESTI UMIYATI SE.,MM.,  para Dosen Perguruan Tinggi LEPISI dan masyarakat umum se Kabupaten Tangerang (Py)

 

Perkuliahan Semester Genap 2017/2018

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Islamic Village (STESIV), perkuliahan semester genap tahun akademik 2017/2018 dimulai pada tanggal 22 Januari 2018. Untuk mengikuti perkuliahan genap tersebut mahasiswa untuk menyelesaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Menyelesaikan administrasi keuangan.
  2. Registrasi Ulang.
  3. Mengambil Kartu Hasil Studi (KHS) di bagian Akademik.
  4. Mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) konsultasi degan dosen pembimbing akademik.

Demikian pengumuman ini disampaikan agar menjadi perhatian.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

 

STESIV ACADEMIC

Studi Banding STES Islamic Village ke UII Yogyakarta

Sebagai salah satu metode pembenahan kampus STES Islamic Village, para Dosen dan Staf melakukan studi banding dengan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta pada tanggal 10 s/d 11 Januari 2018. Studi banding ini disambut hangat oleh Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Drs. Dwipraptono Agus Harjito, M.Si dan Wakil Dekan Suharto, SE., M.Si.. Adapun materi studi banding, antara lain : Continue reading

FESTIVAL WISATA HALAL BANTEN 2017

Banten merupakan salah satu Provinsi yang ditawarkan untuk menjadi Destinasi Wisata Halal di Indonesia. Hal ini berdasarkan kesiapan sumber daya manusia, kultur masyarakat setempat, produk-produk wisata daerah, akomodasi wisata, kawasan wisata sejarah, wisata ziarah, dan kawasan wisata pesisir. Konsep Wisata halal merupakan konsep baru dalam Pariwisata. Walaupun demikian, konsep ini mampu memberikan dampak positif untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan muslim lokal dan mancanegera serta dapat meningkatkan Pendapatan Daerah Provinsi Banten termasuk Pemerintah Daerah yang berada dalam Provinsi Banten, seperti Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak.

Festival Wisata Halal Banten 2017 yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh STES Islamic Village bertujuan untuk dapat ikut andil dalam mendukung, mendorong dan mempromosikan Provinsi Banten menjadi salah satu Destinasi Wisata Halal di Indonesia bahkan menjadi salah satu Destinasi Wisata Halal Dunia. Selain itu, acara Festival Wisata Halal Banten 2017 juga akan mendorong Pemerintah Provinsi Banten untuk memberikan perhatian khusus terhadap berbagai kawasan wisata religi, wisata strategis, hotel halal, kuliner halal bahkan fashion halal serta ekonomi kreatif berbasis kerakyatan yang frendly terhadap wisatawan Muslim.

Festival Wisata Halal Banten 2017 akan disemarakkan berbagai macam kegiatan, seperti Talk Show Wisata Halal, Bazzar Kuliner Halal, Lomba Desain Hotel dan Kawasan Wisata Halal, Lomba Menulis Konsep Wisata Halal, Sertifikasi Halal UMKM, Halal Cooking Competition, Marawis Competiton dan Lomba Duta Wisata Halal. Oleh karenanya, Festival Wisata Halal Banten 2017 diselenggarakan oleh STES Islamic Village bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota, Pakar Wisata Halal, seperti MUI Pusat (Majelis Ulama Indonesia), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Banten, Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia Banten (JPMI-Banten).

 

Waktu, Tempat dan Bentuk Kegiatan

Festival Wisata Halal akan dilaksanakan pada:

Hari                 :  Jumat, Sabtu dan Minggu

Tanggal            :  12 – 14 Mei 2017

Tempat : Islamic Village Education Area, Islamic Raya, Kelapa Dua  Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Telp. 021-5464165, Email: festivalwisatahalalbanten@gmail.com

Acara ini akan terbagi dalam beberapa kegiatan, yaitu Talk Show, Bazzar atau Pameran, dan Perlombaan. Selain sesi Seminar, Festival ini juga menyediakan ruang pameran bisnis bagi para peserta individu maupun perusahaan serta pengunjung untuk menjadi inspirator atau mencari mitra bisnis dan sebagainya. Bentuk kegiatan berupa:

Konser Bersama Opick

Talk Show

Menampilkan Public Speaker sebagai pembicara yang berkompeten dalam bidang Wisata Halal;

  1. Menteri Pariwisata
  2. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat
  3. Gubernur Provinsi Banten
  4. Walikota dan Bupati se- Banten
  5. Tazbir, SH, M.Hum (asisten Deputi Menteri Pariwisata, Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata RI)
  6. Adiwarman Azwar Karim, MBA, MAEP (Akademisi dan Praktisi Ekonomi Syariah)
  7. Riyanto Sofyan, B.Sc, MBA (Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal, Kementerian Pariwisata RI)
  8. Ida Irawati (Tim Pokja Destinasi Pariwisata Prioritas KEK Tanjung Lesung)
  9. Hj. Eneng Nurcahyati (Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten)

 

Pameran Multi Produk, Bazzar Kuliner dan Perlombaan

Adapun Pameran dan beberapa perlombaan yang diadakan adalah

  1. Pameran Multi-Produk dan Kuliner Halal (52 Stand Multi-Produk dan 102 Stand Kuliner Halalan Toyyiban)
  2. Halal Cooking Competiton
  3. Duta Wisata Halal Banten 2017
  4. Lomba Menulis Wisata Halal Banten 2017
  5. Lomba Menggambar Design Wisata Halal Banten 2017
  6. Marawis & Qosidah Competition (Halal Art)
  7. Hiburan dan Konser
  8. Festival ini akan dihadiri oleh Artis Nasional

 

Audience dan Peserta

Kegiatan Festival Wisata Halal Banten 2017 ini diharapkan dapat dihadiri oleh beberapa tamu undangan, di antaranya adalah;

EXHIBITOR VISITOR
Kementerian Pariwisata

Pemerintah Provinsi Banten

Pemerintah Kota dan Kabupaten

Perbankan dan Mitra

BUMN

UMKM Binaan BUMN

Mitra Binaan Dinas Pemerintah

Maskapai Penerbangan (Airline)

Biro Perjalanan Haji dan Umrah

Pengusaha Hotel dan Travel

Penyelenggara Kawasan Wisata

Makanan dan Minuman

Telekomunikasi

Pelaku Bisnis dan Investor

BUMN

Dinas Pemerintah Pusat

Dinas Pemerintah Provinsi

Dinas Pemerintah Kota dan Kab.

Pengusaha/Profesional

Masyarakat Umum

Mahasiswa/Pelajar

Komunitas/Asosiasi

Organisasi

Wisatawan Lokal

Wisatawan Mancanegara

 

                                                                                                                                                           

Festival Wisata Halal Banten 2017 ini akan dihadiri sekitar 500 peserta Talk Show sekaligus fasilitator untuk pengurusan Sertifikasi Halal oleh MUI kepada para pengusaha Perbankan, kuliner, hotel, dan travel. Festival Wisata Halal juga akan membuka 52 Stand Multi-Produk dan 102 Stand Kuliner Halalan Toyyiban dengan pengunjung sekitar 10.000 orang dan pengunjung akan langsung masuk stand untuk dapat mengetahui tentang Festival Wisata Halal Banten 2017.

Gebyar Ekonomi Syariah (GES)

LOGO 2Dalam rangka memasyarakatkan Ekonomi Syariah, STES Islamic Village mengadakan sebuah event Gebyar Ekonomi Syariah (GES) 2016 yang didalamnya terdapat berbagai macam kegiatan.

Tujuan kegiatan GES 2016 adalah untuk kepedulian terhadap isu sosial di masyarakat dan awareness Masyarakat terhadap Ekonomi dan Perbankan Syariah. Yaitu dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang diantaranya adalah:

Kegiatan Sosial

Kegiatan Edukasi

Kegiatan Olahraga

  • Fun Walk
  • Turnamen Futsal

Kegiatan Hiburan

  • Lomba Marawis
  • Open Mic Stand Up Comedy
  • Bazaar dan pameran