MUKTAMAR IV IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia): Indonesia Menuju Pusat Ekonomi dan Keuangan Islam Dunia

Jakarta, 23 Agustus 2019—Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) merupakan sebuah organisasi yang didirikan pada Konvensi Nasional Ahli Ekonomi Islam di Istana Wakil Presiden RI (Republik Indonesia) di Jakarta, pada 3-4 Maret 2004.

Sumber: iaei-pusat.org

 

Tujuan dari didirikannya organisasi ini adalah agar terbinanya ahli Ekonomi Islam yang lebih berilmu, beramal dan berkhidmat untuk pengembangan ilmu, profesi dan pelaksanaan ekonomi Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta ikut bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT.

 

Pada 23-25 Agustus 2019, Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) melaksanakan Muktamar yang ke-IV yang dilaksanakan di The Ritz Carlton, Mega Kuningan – Jakarta. Muktamar merupakan forum tertinggi dalam Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) yang mana salah satu tujuan dilaksanakannya Muktamar adalah sebagai forum Pemilihan dan Penetapan Ketua Umum periode berikutnya. Pada Muktamar IV ini, diselenggarakan dalam rangka pertanggungjawaban kepengurusan periode tahun 2015-2019, dan pembentukan kepengurusan baru untuk periode tahun 2019-2023.

 

Sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang terdaftar sebagai Komisariat, STES Islamic Village berkesempatan untuk hadir dan berpartisipasi dalam Muktamar IV. Menjabat sebagai pengurus pusat, Hj. Atiqi Chollisni, S.E., M.M., Ph.D yang juga merupakan Ketua STES Islamic Village, beserta Dr. Sunardi, S.E., M.Si selaku pengurus komisariat dan juga Wakil Ketua STES Islamic Village, menghadiri acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Selain dilaksanakan sebagai forum Pemilihan Ketua Umum DPP IAEI periode 2019 – 2023, pada Muktamar IV juga dilaksanakan kegiatan lainnya, seperti Seminar Nasional Ekonomi Islam, Pelantikan Pengurus Wilayah dan Komisariat IAEI secara Nasional, Muktamar IAEI, serta Penyusunan struktur Dewan Pengurus Pusat IAEI periode 2019 – 2023.

 

Dalam kegiatan tersebut, IAEI kembali menjelaskan tentang misi dan program kerjanya. Antara lain 1) memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah baik pemikiran konstruktif maupun aksi rill dalam pembangunan ekonomi Indonesia yang berkeadilan (Pemikiran & Aksi Nyata), 2) menyiapkan sumber daya insani Indonesia yang berkualitas di bidang ekonomi dan keuangan Islam melalui lembaga pendidikan dan kegiatan pelatihan maupun pengembangan sertifikasi serta penyelenggaraan apresiasi lain (Pengembangan SDM), 3) membangun sinergi antar lembaga keuangan syariah, lembaga pendidikan dan pemerintah dalam membumikan Islam di Indonesia (Sinergi Kelembagaan), 4) Membangun jaringan dengan lembaga-lembaga internasional, baik lembaga keuangan, riset, maupun organisasi investor internasional (Jaringan Internasional), serta 5) memajukan ekonomi Islam melalui pengkajian dan aksi penelitian terhadap berbagai potensi kreatif untuk pengembangan dan pelaksanaan ekonomi Islam, baik nasional maupun internasional.

 

Hasil dari Muktamar ke-IV salah satunya adalah terpilihnya Sri Mulyani Indrawati sebagai Ketua Umum IAEI periode 2019-2023. Dengan dilaksanakannya Muktamar IV ini, diharapkan IAEI akan mampu memberikan kontribusi pemikiran secara aktif kepada pemerintah dan semua elemen masyarakat dalam melaksanakan pembangunan ekonomi. Selain itu, setiap pencapaian dan pengokohan organisasi IAEI mampu terevaluasi dengan baik melalui Muktamar IAEI, dan akan semakin mengokohkan peran IAEI dalam pembangunan Indonesia. (STESIV/Nurul Mulia Wati)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *