STES Islamic Village Kampus Unggulan Prodi Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah di Provinsi Banten

Tangerang, TRM
STES Islamic Village telah menggelar hajatan Talkshow Interaktif Jum’at (2/8) dengan mengundang Praktisi Perbankan Syariah, Agustiono Ferdiyanto selaku Branch Manager Bank Syariah Mandiri Cabang Tangcity. Selain itu STES Islamic Village juga mengundang berbagai kalangan terutama pelajar dan mahasiswa se Kota dan Kabupaten Tangerang.
Acara tersebut di gelar di Aula STES Islamic Village , di buka oleh Hj. Atiqi Chollisni, SE, MM, Ph.D Rektor STES, dalam sambutan nya dia mengatakan, STES Islamic Village memiliki Prodi S1 Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah dan satu-satunya Kampus Unggulan di Provinsi Banten yang mendapatkan akreditasi Institusi “B”, akreditasi Prodi Perbankan Syariah “B”, dan akreditasi Prodi Ekonomi Syariah “B” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
“Eksistensi STES Islamic Village diharapkan dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat tentang Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah di Indonsia terutama di Provinsi Banten,” terangnya.
Atiqi Menambahakan, Pernyataan dari Gubernur Bank Indonesia beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa peluang lapangan kerja di bidang ekonomi dan perbankan syariah cukup besar di abad 21 Dibutuhkan setdknya 14.000 pakar ekononi dan perbankan syariah di masa yg akan datang. Para pakar yang dibutuhkan adalah para kaum milenial yang melek financial namun mampu mengaplikasikan nilai – nilai ekonomi syariah sbg life style nya.
“Hal inilah yg mendasari STES Islamic sebagai satu- satu nya kampus di Banten yang konsentrasi dalam bidang ekonomi syariah, mengadakan kerjasama dengan BSM untuk mengedukasi kaum milenial agar siap menghadapi pesatnya pertumbuhan perbankan syariah di era industri 4.0,” sambungnya.
Sementara itu Dalam paparan nya, Agustiono Ferdiyanto mengungkapkan, Potensi Perbankan Syariah dalam menyerap tenaga kerja dari kalangan akademisi sangat besar apalagi sebanyak 82 % karyawan Bank Syariah Mandiri terdiri dari kalangan milenial. Industri Perbankan Syariah tumbuh pesat terutama pada Era Industri 4.0. Kantor baru Bank Syariah Mandiri mengusung konsep milenial bahkan beberapa programnya juga berkonsep milenial sehingga pangsa pasar milenial dengan menggunakan teknologi tidak dapat dihindarkan.
”Saya kira acara Talkshow Interaktif ini sangat bagus untuk edukasi dan sosialisasi Perbankan Syariah kepada para milenial. STES Islamic Village merupakan kampus unggulan yang mempersiapkan SDM dari lulusan-lulusan terbaiknya untuk mengisi jabatan-jabatan penting di Bank Syariah Mandiri. Saya berharap acara ini dapat dilaksanakan kembali,” imbuh Pria yang sudah puluhan tahun bergelut dalam dunia perbankan terutama Perbankan Syariah.
Dalam acara tersebut, Kaprodi Perbankan Syariah STES Islamic Village Abdul Rachman, Lc, M.Sh bertindak selaku Moderator menambahkan, Dalam pembukaan diskusi bahwa “selaku pihak akademisi, STES Islamic Village sangat concern terhadap perkembangan teknologi dalam dunia Perbankan Syariah terutama isu-isu terkini terkait Industri 4.0 seperti Fintech (Financial Technology) telah dibahas dan didiskusikan di kampus STES Islamic Village.
“Selain itu, beberapa materi perkuliahan telah mengadopsi perkembangan financial technology dari beberapa negara. Untuk mendiskusikan lebih mendalam, STES Islamic Village mengundang Praktisi Perbankan Syariah sebagai forum ilmiah dalam rangka kolaborasi antara akademisi dan praktisi dalam mengurai potensi dan peluang Perbankan Syariah di era industri 4.0.” ujarnya.

 

Ditempat yang sama Yahya ketua panitia menyampaikan Acara Talkshow Interaktif mengambil tema “Potensi dan Peluang Perbankan Syariah di Era Industri 4.0” sangat diminati banyak kalangan terutama kalangan milenial terbukti jumlah peserta yang hadir melebihi target yang ditetapkan yakni sebanyak 200 orang.
Menurutnya Saat ini, Dunia perbankan syariah perlu memperhatikan kalangan milenial dalam setiap produknya sehingga dapat mengakomodir kebutuhan para milenial.
“Oleh karena itu, acara tersebut diadakan untuk memfasilitasi kepentingan antara kalangan praktisi perbankan syariah dengan para milenial yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Pungkas Yahya. (dam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *